Latihan Soal B. Indonesia Kls 8
Mendekati akhir semester, persiapan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS) menjadi agenda penting bagi siswa kelas 8 SMP. Mata pelajaran Bahasa Indonesia, dengan cakupan materi yang luas, seringkali menjadi perhatian khusus. Kurikulum 2013 (K13) mengedepankan pemahaman mendalam dan penerapan keterampilan berbahasa, sehingga contoh soal UAS yang relevan sangat dibutuhkan sebagai alat bantu belajar. Artikel ini akan menyajikan contoh soal UAS Bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 dengan format K13, dilengkapi dengan pembahasan singkat untuk membantu siswa memahami pola soal dan strategi menjawabnya.
Outline Artikel:

See also Soal Bahasa Inggris Kelas 1: My Family
Teks Narasi (Cerita Fantasi) (Soal 6-10)
Bacalah kutipan cerita fantasi berikut!
Di sebuah negeri yang jauh, tersembunyi di balik kabut abadi, berdiri sebuah istana megah yang terbuat dari kristal bening. Ratu Elara, penguasa negeri itu, memiliki mahkota yang terbuat dari embun pagi yang tidak pernah menguap. Suatu hari, seorang penyihir jahat bernama Zarthus berniat mencuri mahkota tersebut untuk menguasai seluruh kerajaan. Zarthus mengirimkan pasukan bayangannya yang terdiri dari seribu makhluk bersayap. Ratu Elara segera memerintahkan para ksatria bersayapnya untuk melindungi istana. Pertempuran sengit pun tak terhindarkan.
-
Latar waktu yang digambarkan dalam kutipan cerita fantasi tersebut adalah…
a. Masa kini
b. Masa depan
c. Masa lalu yang tidak spesifik
d. Masa depan yang tidak spesifik
Pembahasan: Kutipan ini tidak menyebutkan tahun atau periode waktu tertentu, namun menggambarkan suasana "negeri yang jauh" dan "kabut abadi", serta adanya "istana megah" dan "ratu". Ini menunjukkan latar waktu yang bersifat imajinatif dan tidak terikat pada kenyataan sejarah atau masa kini.
-
Tokoh utama dalam kutipan cerita tersebut adalah…
a. Zarthus
b. Ratu Elara
c. Ksatria bersayap
d. Makhluk bersayap
Pembahasan: Ratu Elara adalah tokoh yang kekuasaannya menjadi fokus awal cerita dan yang harus melindungi kerajaannya dari ancaman. Zarthus adalah antagonisnya, sementara ksatria dan makhluk bersayap adalah tokoh pendukung.
-
Unsur orientasi dalam kutipan cerita fantasi tersebut terdapat pada kalimat…
a. Kalimat pertama dan kedua
b. Kalimat ketiga
c. Kalimat keempat dan kelima
d. Kalimat keenam
Pembahasan: Kalimat pertama dan kedua ("Di sebuah negeri yang jauh, tersembunyi di balik kabut abadi, berdiri sebuah istana megah yang terbuat dari kristal bening. Ratu Elara, penguasa negeri itu, memiliki mahkota yang terbuat dari embun pagi yang tidak pernah menguap.") berfungsi sebagai pengenalan latar tempat, tokoh, dan situasi awal cerita.
-
Konflik utama yang mulai muncul dalam kutipan tersebut adalah…
a. Ancaman Zarthus yang ingin mencuri mahkota Ratu Elara.
b. Pertempuran antara pasukan bayangan Zarthus dan ksatria bersayap.
c. Keinginan Ratu Elara untuk melindungi kerajaannya.
d. Kekuatan Zarthus yang menguasai seluruh kerajaan.
Pembahasan: Kalimat "Suatu hari, seorang penyihir jahat bernama Zarthus berniat mencuri mahkota tersebut untuk menguasai seluruh kerajaan." secara jelas menyatakan adanya permasalahan yang akan dihadapi tokoh utama, yaitu niat jahat Zarthus.
-
Kata "megah" dalam kutipan tersebut memiliki makna yang sama dengan…
a. Sederhana
b. Indah
c. Luas
d. Mewah
Pembahasan: Kata "megah" menggambarkan sesuatu yang besar, indah, dan mengagumkan, seringkali dikaitkan dengan kemewahan dan kemegahan. Pilihan "mewah" paling mendekati makna tersebut dalam konteks istana.
Teks Prosedur (Soal 11-15)
Bacalah petunjuk berikut dengan cermat!
Cara Membuat Teh Hangat
Untuk menikmati secangkir teh hangat yang menyegarkan, Anda memerlukan beberapa bahan dan langkah sederhana.
Bahan:
- 1 kantong teh celup
- 200 ml air panas
- Gula secukupnya (opsional)
Alat:
Langkah-langkah:
-
Siapkan cangkir bersih.
-
Masukkan kantong teh celup ke dalam cangkir.
-
Tuangkan air panas secara perlahan ke dalam cangkir.
-
Diamkan selama kurang lebih 3-5 menit agar aroma teh keluar.
-
Angkat kantong teh celup.
-
Tambahkan gula sesuai selera jika diinginkan, lalu aduk rata.
-
Teh hangat siap disajikan.
-
Apa tujuan dari teks prosedur di atas?
a. Memberikan informasi tentang jenis-jenis teh.
b. Mengajarkan cara membuat teh hangat.
c. Membahas manfaat minum teh.
d. Memberikan resep kue yang cocok dengan teh.
Pembahasan: Judul "Cara Membuat Teh Hangat" dan langkah-langkah yang terinci jelas menunjukkan bahwa tujuan teks ini adalah untuk memandu pembaca dalam membuat minuman teh hangat.
-
Kata yang menunjukkan keharusan atau perintah dalam teks tersebut adalah…
a. Menikmati
b. Memerlukan
c. Siapkan
d. Tuangkan
Pembahasan: Kalimat imperatif atau perintah ditandai dengan kata kerja bentuk dasar atau berimbuhan yang berfungsi sebagai instruksi. "Siapkan" (langkah 1) dan "Tuangkan" (langkah 3) adalah contoh kalimat imperatif yang memerintahkan tindakan.
-
Berapa lama teh celup harus didiamkan agar aromanya keluar?
a. 1-2 menit
b. 3-5 menit
c. 5-7 menit
d. 7-10 menit
Pembahasan: Langkah nomor 4 menyatakan "Diamkan selama kurang lebih 3-5 menit agar aroma teh keluar."
-
Jika Anda tidak ingin menambahkan gula, langkah ke berapa yang bisa dilewati?
a. Langkah 5
b. Langkah 6
c. Langkah 7
d. Langkah 4
Pembahasan: Langkah 6 secara spesifik berkaitan dengan penambahan gula ("Tambahkan gula sesuai selera jika diinginkan"). Jika gula tidak diinginkan, langkah ini tidak perlu dilakukan.
-
Konjungsi yang digunakan untuk menunjukkan urutan waktu dalam teks tersebut adalah…
a. Dan
b. Atau
c. Lalu
d. Jika
Pembahasan: Konjungsi "Lalu" pada langkah 6 digunakan untuk menghubungkan langkah sebelumnya dengan langkah selanjutnya, menunjukkan urutan kejadian.
Teks Persuasi (Soal 16-20)
Bacalah teks berikut dengan saksama!
"Generasi muda adalah harapan bangsa. Masa depan negeri ini berada di tangan kalian. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama meningkatkan semangat belajar dan berkarya. Jangan sia-siakan waktu berharga ini dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang kalian miliki, kalian akan mampu membangun negeri ini menjadi lebih baik. Ayo, buktikan bahwa kalian adalah generasi emas yang cerdas dan berprestasi!"
-
Apa tujuan utama dari teks persuasi tersebut?
a. Memberikan informasi tentang pentingnya generasi muda.
b. Mengajak generasi muda untuk meningkatkan semangat belajar dan berkarya.
c. Menceritakan tentang harapan bangsa kepada generasi muda.
d. Memberikan contoh generasi muda yang cerdas.
Pembahasan: Teks ini menggunakan seruan dan ajakan seperti "marilah kita", "jangan sia-siakan", dan "Ayo, buktikan" untuk membujuk pembaca (generasi muda) agar melakukan tindakan tertentu, yaitu meningkatkan belajar dan berkarya.
-
Frasa yang paling kuat mengandung unsur persuasi adalah…
a. "Generasi muda adalah harapan bangsa."
b. "Masa depan negeri ini berada di tangan kalian."
c. "Jangan sia-siakan waktu berharga ini…"
d. "Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan…"
Pembahasan: Frasa "Jangan sia-siakan waktu berharga ini dengan hal-hal yang tidak bermanfaat" merupakan larangan yang kuat dan bersifat mendesak untuk menghindari tindakan negatif, sehingga sangat persuasif.
-
Kalimat yang berfungsi sebagai ajakan dalam teks tersebut adalah…
a. "Generasi muda adalah harapan bangsa."
b. "Masa depan negeri ini berada di tangan kalian."
c. "Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama meningkatkan semangat belajar dan berkarya."
d. "Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang kalian miliki…"
Pembahasan: Kalimat yang diawali dengan "marilah kita" secara jelas merupakan bentuk ajakan.
-
Kata "generasi emas" dalam kalimat terakhir bertujuan untuk…
a. Memberikan julukan yang positif kepada generasi muda.
b. Menunjukkan bahwa generasi muda memiliki masa depan yang cerah.
c. Membandingkan generasi muda dengan emas.
d. Menekankan nilai penting generasi muda.
Pembahasan: Pemberian julukan "generasi emas" adalah cara penulis untuk memberikan apresiasi dan penekanan positif terhadap potensi dan keunggulan generasi muda, sehingga mendorong mereka untuk bertindak sesuai harapan.
-
Argumen utama yang digunakan penulis untuk meyakinkan pembaca adalah…
a. Generasi muda adalah harapan bangsa.
b. Masa depan negeri bergantung pada generasi muda.
c. Ilmu pengetahuan dan keterampilan dapat membangun negeri.
d. Semua pernyataan di atas benar.
Pembahasan: Seluruh pilihan a, b, dan c merupakan argumen yang saling terkait dan digunakan oleh penulis untuk mendukung ajakan utamanya. Generasi muda adalah harapan (a), masa depan di tangan mereka (b), dan mereka bisa membangun negeri dengan ilmu (c).
Unsur Kebahasaan dalam Puisi (Soal 21-25)
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Senja di Pelabuhan
Oleh: Chairil Anwar
Di pelabuhan senja berlabuh
Kapal-kapal pulang ke dermaga
Angin laut membisikkan lagu
Tentang cerita yang belum usai
Cahaya jingga perlahan memudar
Menyisakan jejak di cakrawala
Hati merindu, jiwa tergerak
Menanti fajar esok tiba
-
Diksi atau pilihan kata yang paling menggambarkan suasana kesedihan atau kerinduan dalam puisi tersebut adalah…
a. Berlabuh
b. Membisikkan
c. Memudar
d. Merindu
Pembahasan: Kata "merindu" secara langsung menunjukkan perasaan kangen atau kerinduan yang seringkali dikaitkan dengan suasana melankolis atau sedih.
-
Citraan visual yang paling menonjol dalam bait pertama puisi tersebut adalah…
a. Kapal-kapal pulang ke dermaga
b. Angin laut membisikkan lagu
c. Cerita yang belum usai
d. Senja berlabuh
Pembahasan: Citraan visual berhubungan dengan penglihatan. "Kapal-kapal pulang ke dermaga" memberikan gambaran jelas tentang apa yang terlihat di pelabuhan.
-
Gaya bahasa (majas) yang digunakan pada baris "Angin laut membisikkan lagu" adalah…
a. Metafora
b. Personifikasi
c. Simile
d. Hiperbola
Pembahasan: Angin adalah benda mati, namun diberi kemampuan seperti manusia untuk "membisikkan lagu". Ini adalah ciri dari personifikasi.
-
Rima pada bait kedua puisi tersebut cenderung menggunakan pola…
a. AABB
b. ABAB
c. AAAA
d. Tidak beraturan
Pembahasan: Bait kedua memiliki pola akhir baris: memudar (a), cakrawala (a), tergerak (b), tiba (b). Jadi, polanya adalah AABB.
-
Makna yang dapat ditafsirkan dari baris "Tentang cerita yang belum usai" adalah…
a. Ada banyak kapal yang masih berlayar.
b. Kisah hidup tokoh puisi masih berlanjut.
c. Pelabuhan itu selalu ramai.
d. Senja akan segera berganti malam.
Pembahasan: Baris ini bersifat metaforis. "Cerita yang belum usai" merujuk pada kelanjutan kehidupan atau perjalanan tokoh puisi, bukan hanya sekadar deskripsi fisik pelabuhan.
B. Soal Uraian Singkat
-
Jelaskan perbedaan antara teks deskripsi dan teks narasi! Berikan contoh singkat untuk masing-masing!
Jawaban: Teks deskripsi bertujuan menggambarkan objek, tempat, atau peristiwa secara rinci agar pembaca seolah mengalaminya. Fokusnya pada ciri-ciri fisik, suasana, dan indra. Contoh: "Kucing itu berbulu halus berwarna abu-abu, matanya bulat dan berwarna hijau terang."
Teks narasi menceritakan urutan peristiwa secara kronologis, baik nyata maupun imajinatif. Fokusnya pada alur cerita, tokoh, dan latar. Contoh: "Adi membuka pintu rumahnya, lalu ia melihat seekor kucing berwarna abu-abu sedang duduk di teras."
-
Sebutkan tiga unsur penting dalam struktur teks prosedur!
Jawaban: Tiga unsur penting dalam struktur teks prosedur adalah:
- Judul (yang menjelaskan tujuan prosedur).
- Tujuan/Pengantar (penjelasan singkat mengenai hasil yang ingin dicapai).
- Langkah-langkah (instruksi atau tahapan yang harus diikuti).
-
Mengapa teks persuasi sering menggunakan kata-kata yang membangkitkan emosi?
Jawaban: Teks persuasi sering menggunakan kata-kata yang membangkitkan emosi agar pembaca merasa terhubung dengan pesan yang disampaikan. Emosi seperti harapan, kekhawatiran, atau empati dapat memengaruhi keputusan dan keyakinan seseorang, sehingga membuat mereka lebih mudah dibujuk untuk mengikuti ajakan penulis.
-
Buatlah satu kalimat efektif yang menggunakan kata "lestari"!
Jawaban: Kita wajib menjaga kelestarian hutan agar keanekaragaman hayati tetap lestari.
-
Ubahlah kalimat tidak efektif berikut menjadi kalimat efektif: "Guru mengingatkan kepada para siswa agar mengerjakan tugas yang diberikan oleh beliau tepat waktu."
Jawaban: Guru mengingatkan siswa agar mengerjakan tugas tepat waktu. (Kata "kepada" dan "yang diberikan oleh beliau" dihilangkan agar lebih ringkas dan padat).
4. Strategi Menghadapi UAS Bahasa Indonesia
Menghadapi UAS Bahasa Indonesia membutuhkan strategi yang tepat agar dapat menjawab soal dengan optimal. Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:
- Membaca Soal dengan Cermat: Sebelum menjawab, bacalah setiap soal dan teks pengantar dengan teliti. Pahami apa yang sebenarnya ditanyakan oleh soal. Jangan terburu-buru.
- Memahami Konteks Teks: Untuk soal yang berkaitan dengan teks, luangkan waktu untuk membaca teks secara keseluruhan. Identifikasi jenis teks, topik utama, dan gagasan pokoknya sebelum menjawab pertanyaan spesifik.
- Mengingat Kaidah Kebahasaan: Perhatikan baik-baik materi tentang kaidah kebahasaan seperti majas, citraan, konjungsi, dan kalimat efektif. Ini akan sangat membantu dalam menjawab soal-soal analisis.
- Manajemen Waktu: Alokasikan waktu yang cukup untuk setiap bagian soal. Jika ada soal yang sulit, jangan terlalu lama berkutat. Lewati terlebih dahulu dan kembali lagi jika ada waktu tersisa.
5. Penutup
Contoh soal UAS Bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 K13 yang disajikan dalam artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai jenis-jenis soal dan materi yang mungkin diujikan. Penting bagi siswa untuk tidak hanya menghafal jawaban, tetapi juga memahami konsep di balik setiap soal. Latihan berkelanjutan dengan berbagai contoh soal dan materi pelajaran akan sangat membantu dalam menguasai mata pelajaran ini.
Teruslah belajar, berlatih, dan jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada hal yang belum dipahami. Selamat belajar dan semoga sukses dalam menghadapi Ujian Akhir Semester!